Jum'at, 23 Agustus 2019 - 01:49:31 WIB

Tingkat Konsumsi Ikan Warga Kendal Masih Rendah

Kendal -Tingkat konsumi ikan warga Kendal masih rendah, yakni 24 kilogram/kapita/tahun. Jauh di bawah konsumi ikan nasional sebanyak 40 kilogram/kapita/tahun. Sedangkan standar badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) tingkat mengkonsumi ikan sebanyak 26 kilogram/kapita/tahun.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kendal, Harjito, menyatakan warga yang tinggal di daerah pesisir pantai tingkat mengkonsumi ikan sudah baik. “Permasalahannya warga Kendal yang tinggal di luar pesisir yang jumlahnya banyak tingkat mengkonsumi ikannya masih rendah sehingga secara keseluruhan mempengaruhi indek konsumi ikan menjadi rendah,” katanya di Semarang, Jumat (23/8).

Upaya untuk meningkatkan konsumi ikan masyarakat, lanjut ia, antara lain dengan membangun kampung ikan di Desa Gondang Kecamatan Limbangan. Tujuan pembangunan kampung ikan selain sebagai kawasan budidaya ikan air tawar seperti nila, bawal, dan lele juga untuk menumbuhkan wisata edukasi dan kuliner.

Pembangunan kampung ikan, menurut Harjito akan direalisasikan pada 2019 dengan dana berasai dari bantuan dana desa Godang senilai Rp 20 juta. “Lurah Gondang Yudi mendukung adanya kampung ikan di wilayahnya. Kami nantinya akan memberikan bantuan dari dana alokasi khusus (DAK) 2020 senilai Rp 120 juta,” ujarnya.

Desa Gondang, menurut Harjito akan dijadikan percontohan pengelolaan kampung ikan air tawar. Bila nantinya berhasil, maka dikembangkan di desa lainnya. Ada beberapa wilayah lain yang ke depan bakal dijadikan kampung ikan air tawan ke depan yakni Sukorejo, Patean, dan Plantungan Kecamatan Limbangan.

Dengan bertambahnya kampung ikan ini diharapkan bisa meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Kendal. “Sesuai rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kendal 2016-2021, kami mantargetkan pada 2021 tingkat mengkonsimi ikan masyarakat Kendal bisa mencapai 40 kilogram per kapita per tahun,” ujarnya. (Reporter: Insetyonoto)

Back